Kreativitas

Apa itu kreativitas?

Ada beberapa definisi yang dibuat oleh para ahli. Jacob Bronowski mendefinisikan kreativitas sebagai berikut: “There exist a single creative activity, which is displayed alike in the arts and the sciences…the scientist or the artist takes two facts or experiences which are separate; he finds in them a likeness which had not been seen before, and he creates a unity by showing the likeness” [1].

Creativity in brain
Creativity in brain

 

Simon [2] menggambarkan bahwa individu yang kreatif memiliki karakteristik:

1.  Bersedia menerima suatu problem yang masih tidak jelas dan berangsur-angsur menstrukturkan problem tersebut.

2.  Dapat terlibat dalam suatu problem dalam jangka waktu yang lama

3.  Memiliki latar belakang pengetahuan yang baik pada area yang relevan maupun yang secara potential relevan terhadap problem.

Namun point ke-3 dalam karakterisasi di atas bisa diperdebatkan karena seringkali penemuan disebabkan oleh ketidaksengajaan atau dengan kata lain seringkali penemu adalah the right man at the right place and time with the right tools. Holton [3] membagi kreativitas menjadi tiga bagian yaitu visual, analogi, dan tematis. Kreativitas visual ditunjukkan misalnya pada ilmu-ilmu astronomi. Kreativitas analogi bisa ditunjukkan pada kasus analogi antara sinar dengan gelombang oleh Thomas Young (1773-1829), dualisme gelombang dan partikel , dan konsep Newton’s clockwork Universe. Dalam kreativitas tematis, orang menciptakan sudut-sudut pandang berbeda, melakukan kontradiksi dalam penyelesaian masalah. Einstein menyatakan kreativitas bukan hanya dilihat dari hasil akhir namun lebih pada proses menuju penyelesaian masalah. Maka disimpulkan yang terpenting dalam berpikir kreatif adalah prosesnya.

 

Referensi:

1.  Bronoswki, J (1958, 1987). The creative process.  In Scientific genius and creativity (pp 3-9), NY, W.H. Freeman, 1987.

2.  Simon, H.A. (1983). Discovery, invention and development: Human creative thinking. Proceedings of the National Academic of Science USA, 80, 4569-4571.

3.  Holton, G. (1996). On the art of scientific imagination. Daedalus, 125(2), 183-208

 

 

One Response

  1. nice post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: