Fermentasi itaconic acid

Itaconic acid (IA) adalah salah satu produk asam organik penting di industri bioteknologi di samping lactic acid, pyruvate, acetate, dan lain-lain. Nama lain dari IA adalah metylene succinic acid, merupakan kristal putih yang larut di pelarut polar seperti air, aceton, alkohol namun sedikit larut di pelarut organik. Manfaat dari IA adalah sebagai bahan baku industri polimer (carpet, coating, resin). IA adalah monomer yang memberi sifat adhesi dan latex stability. IA juga digunakan di industri deterjen, gelas sintetis dan bahan aditif di obat-obatan.

Itaconic acid

Itaconic acid

ia-2

 

 

 

 

 

IA umumnya diproduksi melalui proses fermentasi oleh fungi seperti spesies Aspergillus dengan kapasitas produksi global sebesar sekitar 15000 ton/tahun yang didominasi USA (Cargill), China dan Japan. Bahan baku yang populer adalah glucose dari starch. Produktivitas proses fermentasi senilai 1 gram IA per liter per jam dengan konsentrasi IA di fermentor 80 gram/liter.

Proses pemurnian IA terdiri dari filtrasi untuk memisahkan sel fungi dari larutan IA dan medium fermentasi, evaporasi, pendinginan dan kristralisasi guna menghasilkan kristal IA grade teknis. Beberapa teknologi baru telah diterapkan guna menghasilkan kemurnian lebih tinggi dengan biaya ekonomis, misalnya electrodialysis, reverse osmosis, ultrafiltration, dan ion-exchange.

IA juga bisa diproduksi secara katalitik kimiawi dari citric acid (pyrolising-hydrolisation process) atau kondensasi succinate dan formaldehyde namun relatif kurang ekonomis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: