Obama yang merakyat

Foto ini diambil saat kunjungan Presiden Obama ke Markas Korps Marinir di Hawaii saat liburan Natal 2011. Si bayi dengan isengnya memainkan wajah salah satu orang paling berkuasa di planet ini. Bagaimana dengan presiden kita?

Advertisements

Prospek biobutanol sebagai biofuel generasi kedua di Indonesia

Sejak dimulainya industry petroleum pada abad ke-19, minyak mentah telah dipergunakan sebagai bahan bakar (fuel) dan bahan baku industri kimia. Konsumsi petroleum dunia pada tahun 2008 diperkirakan sebesar 85 juta gallon per hari,  setara dengan 5 trilyun liter per tahun (EIA 2009). Sebanyak 25 % dari konsumsi tersebut diserap sebagai bensin untuk kendaraan bermotor.  Kebutuhan energy dunia diperkirakan akan naik lebih dari 50 % pada tahun 2025 (Ragauskas et al. 2006). Namun, cadangan minyak bumi sekarang diprediksi akan habis dalam kurun 50 tahun ke depan jika tidak ada penemuan lading minyak baru.  Fakta ini menegaskan pentingnya produksi bahan bakar dari sumber daya terbarukan.  Salah satu bahan bakar jenis ini adalah biofuel.

Continue reading

Encouragement

Berikut tulisan dari Rhenald Kasali. Patut direnungkan, terutama oleh orang tua dan para dosen/guru di Indonesia.

Encouragement

by Rhenald Kasali

 Thursday, 15 July 2010

LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat,bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana. Saya memintanya memperbaiki kembali,sampai dia menyerah.Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberi nilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri. Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat. “Maaf Bapak dari mana?” “Dari Indonesia,” jawab saya.Dia pun tersenyum.

Continue reading

Kontroversi pengajaran teori penciptaan dan evolusi di sekolah

Artikel di Courier Mail hari ini mengupas rencana diajarkannya teori penciptaan di seluruh sekolah di Queensland sebagai bagian dari kurikulum nasional. Teori penciptaan menjelaskan jika semua makhluk hidup diciptakan seperti apa adanya sekarang oleh Tuhan. Teori ini menentang fakta evolusi yang menjelaskan makhluk hidup berasal dari proses seleksi alam di mana spesies yang unggul akan bertahan sementara yang lemah akan punah. Selebihnya silakan cek https://yalun.wordpress.com/2009/07/24/teori-penciptaan-dan-evolusi/

Lukisan The Creation of Adam oleh Michelangelo di langit-langit Sistine Chapel, Italy yang digambar tahun 1511.

http://www.couriermail.com.au/news/queensland/intelligent-design-to-be-taught-in-queensland-schools-under-national-curriculum/story-e6freoof-1225872896736

Continue reading

Menciptakan makhluk hidup sintetis

Di bulan May 2010 ini sebuah tim riset dipimpin John Craig Venter, Hamilton Smith dan Clyde Hutchison dari John Craig Venter Institute berhasil menciptakan bakteri sintetis dengan cara memasukkan DNA sintetis ke bakteri Mycoplasma mycoides.

Sel Mycoplasma yang sudah dimodifikasi dengan DNA sintetis (dari John Craig Venter Institute)

http://www.jcvi.org/cms/research/projects/first-self-replicating-synthetic-bacterial-cell/overview/

http://en.wikipedia.org/wiki/Craig_Venter#Mycoplasma_laboratorium

Continue reading

The Silk Road at CNN

Just to continue the post about Silk Road (https://yalun.wordpress.com/2008/08/18/the-silk-road/).

There is a nice article on CNN

http://edition.cnn.com/SPECIALS/2008/silkroad/

Although it is from 2 years ago, I still find it to be entertaining and informative. Enjoy.

Mencemaskan Kualitas Guru Besar

Berikut adalah artikel di Jawa Pos 12 Feb 2010. Tulisan yang bagus dan mencerminkan kondisi guru besar (professor) di Indonesia.

Mencemaskan Kualitas Guru Besar
Oleh: Agoes Soegianto

MENTERI Pendidikan Nasional (Mendiknas) M. Nuh mengatakan bahwa guru besar Indonesia belum mumpuni. Pernyataan itu disampaikan ketika Mendiknas mengadakan pertemuan dengan kalangan media di Surabaya beberapa waktu lalu, sehubungan dengan banyaknya pengukuhan guru besar (gubes) yang diselenggarakan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS).

Continue reading